“Terutama kepada segenap insan amanah Bank NTB Syariah bahwa saat ini dunia bergerak ke arah digitalisasi, begitu pun juga dengan bisnis perbankan tidak terlepas dari pergerakan ke arah digitalisasi,” kata Kukuh Rahardjo.
Perkembangan dunia ke arah digital, masih kata dia, menuntut kita untuk peka dan meresponnya dengan cepat dan tepat. Hal inilah yang menjadi alasan bagi Bank NTB Syariah untuk bergerak secara aktif.
Terutama dalam mengembangkan produk dan layanan untuk memenuhi kebutuhan transaksi digital masyarakat yang handal dan lengkap. Pandemi COVID-19 yang terjadi sejak akhir tahun 2019 sampai dengan saat ini menjadi katalisator percepatan digitalisasi pada hampir seluruh aspek kehidupan.
“Kita harus bersyukur dan berbangga bahwa pada usia ke-58 ini, Bank NTB Syariah mampu mengikuti perkembangan digitalisasi yang terjadi. Alhamdulillah, tahun ini Bank NTB Syariah telah melakukan peluncuran New Mobile Banking yang memiliki fitur transaksi lebih lengkap dan handal untuk menghadirkan customer experience yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi nasabah,” ungkapnya.
“Kami menghimbau kepada segenap unsur pimpinan untuk meningkatkan kinerja, melakukan upgrade knowledge dan senantiasa berupaya untuk meningkatkan kualitas skill agar mampu tampil menjadi seorang agile leader, yakni pemimpin-pemimpin yang handal dan mampu memberikan kontribusi terbaik di tengah pesatnya perkembangan dunia digitalisasi yang terjadi saat ini,” sambungnya lagi.













































