Lombokfile.com – Sekitar 100 pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) luar NTB siap ambil bagian pada gelaran MotoGP yang akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Maret 2022 mendatang. Para pelaku UMKM dari berbagai daerah di Indonesia tersebut juga akan ikut menyemarakkan event balap internasional tersebut. Dengan memamerkan dan menjajakan berbagai produk yang dihasilkannya.
“Dari hasil rapat koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi kemarin (Senin, red), jadi nanti akan ada sekitar 100 UMKM luar yang hadir di event MotoGP. Selain UMKM lokal,” sebut Bupati Lombok Tengah (Loteng), H.L. Pathul Bahri, S.IP.
Keberadaan UMKM luar tersebut, diharapkan bisa memberikan nilai tambah lebih. Baik dari sisi gelaran event maupun bagi para pelaku UMKM di daerah ini. Harapannya, dengan masuknya UMKM luar bisa membuka jalan bagi UMKM lokal, untuk merambah pasar yang lebih luas bagi produk UMKM lokal di tingkat nasional. Tidak hanya terfokus pasarnya di tingkat lokal saja.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Loteng, Ihsan, S.Hut., yang dikonfirmasi, Rabu, 22 Desember 2021, mengakui rencana masuknya UMKM luar NTB pada saat event MotoGP mendatang. Dan, tentunya hal tersebut patut disambut positif. Karena bakal memberikan dampak positif bagi Loteng, utamanya para pelaku UMKM di daerah ini.
“Dari pelaku UMKM luar tersebut kita belajar bagaimana mengelola dan mengembangkan UMKM serta produknya. Supaya bisa merambah pasar nasional, bahkan internasional,” sebutnya. Jadi masuknya UMKM luar tersebut jangan dipandang negatif, bakal mematikan UMKM lokal. Justru akan semakin membuka peluang bagi UMKM lokal untuk berkembang.
Selain bisa berbagi ilmu dan pengalaman, keberadaan UMKM luar tersebut bisa menjadi jalan bagi pelaku UMKM lokal untuk merambah pasar yang lebih luas lagi bagi produk-produk yang dihasilkannya. Karena kalau sudah bisa ikut terlibat di event sebesar MotoGP, kemampuan UMKM luar tersebut sudah tidak diragukan lagi. “Dari merekalah kita belajar. Mengembangkan usaha dan produk yang ada. Termasuk membuka kemitraan untuk perluasan pasar,” terangnya.
Disinggung kesiapan UMKM lokal, khususnya UMKM Loteng, Ihsan menegaskan sampai saat ini terus dipersiapkan. Dari pelaku UMKM yang terlibat pada event World Superbike (WSBK) produk-produknya akan dilakukan kurasi kembali. Tentunya dengan standar kualitas yang lebih tinggi lagi.
Sehingga ketika bicara produk UMKM lokal yang dipamerkan nantinya, benar-benar merupakan produk yang memenuhi kualitas sesuai standar yang ditetapkan. “Tidak masalah produk yang ditampilkan nanti sedikit, tapi berkualitas. Dari pada banyak namun kualitas jauh dari yang diharapkan,” pungkas Ihsan, seraya menambahkan, tidak menutup kemungkinan pelaku UMKM yang baru juga bisa masuk nantinya.

















































