Senin, April 27, 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Cyber
Lombokfile.com
  • Headline
  • Hukrim
  • Lifestyle
  • Ekbis
  • Ekobis
  • Lifestyle
  • Pendidikan
  • TNI-Polri
  • Login
  • Register
No Result
View All Result
Lombokfile.com
Home Lifestyle

Romo Benny Susetyo Nilai PDI Perjuangan Partai yang Paling Konsisten Menjaga Ideologi Pancasila dan Merawat Keberagaman

LOMBOKFILE.COM by LOMBOKFILE.COM
Selasa, 20 Desember 2022
in Lifestyle
0
Romo Benny Susetyo Nilai PDI Perjuangan Partai yang Paling Konsisten Menjaga Ideologi Pancasila dan Merawat Keberagaman
0
VIEWS

Lombokfile.com -Romo Benny Susetyo memberi apresiasi tinggi kepada Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan H Rachmat Hidayat. Politisi senior NTB tersebut dinilai sebagai tokoh Bumigora yang selama lebih dari tiga dekade, memiliki dedikasi dan kiprah yang sangat konsisten dalam menjaga ideologi Pancasila dan merawat keberagaman di NTB.

Related posts

Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat, Ajang Perkuat Silaturahmi dan Inspirasi Pembangunan Daerah

Halal Bihalal Himpunan Keluarga Sumbawa Barat, Ajang Perkuat Silaturahmi dan Inspirasi Pembangunan Daerah

Minggu, 19 April 2026
Menteri Haji dan Umrah RI Lantik PPIH 2026 Secara Serentak: Sinergi Pusat dan Daerah Fokuskan Keselamatan dan Layanan Haji Ramah Lansia

Menteri Haji dan Umrah RI Lantik PPIH 2026 Secara Serentak: Sinergi Pusat dan Daerah Fokuskan Keselamatan dan Layanan Haji Ramah Lansia

Jumat, 17 April 2026

“Dukungan penuh saya untuk Pak Rachmat yang sudah begitu konsisten menjaga ideologi Pancasila dan menjaga keberagaman di Nusa Tenggara Barat,” kata Romo Benny.

Hal tersebut disampaikan langsung Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ini dalam pertemuan yang digelar di ruang kerja Sekjen PDI Perjuangan, Kantor DPP PDIP Jalan Sutan Syahrir, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu Akhir Pekan Lalu  (17/12/2022). Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hadir dalam pertemuan silaturahmi tersebut.

Bagi Romo Benny, dengan kiprah tokoh-tokoh seperti Rachmat Hidayat, maka Indonesia tetap dan akan terus bersatu. Tidak akan bisa terpecah belah.

“Kebhinekaan itu sesuatu yang sudah ada dalam rahim kita. Sejak lahir bangsa kita sudah bhinneka,” imbuh tokoh yang gencar menyuarakan Pancasila hingga ke pelosok negeri ini.

Karena itu, jika kini Rachmat getol menyuarakan pentingnya keberagaman dengan menyasar kalangan generasi muda Bumigora, hal tersebut dinilai Romo Benny sudah sangat sesuai dengan habituasi Bangsa Indonesia yang memang terlahir sebagai negara majemuk.

Ditegaskannya, di era kekinian, jika berbicara tentang kebhinekaan, maka memang sudah seharusnya dalam konteks bagaimana anak-anak muda didorong membagun kesadaran tentang kebhinekaan lewat kreasi mereka. Bisa melalui kreasi kebudayaan, kreasi seni, dan kreasi-kreasi yang mencoba memberikan kontribusi tentang nilai kebhinekaan dalam arti Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda dalam etnis, suku, dan budaya.

Romo Benny juga menekankan, konsep kebhinekaan tersebut juga harus mewujud dalam solidaritas dan kesetiakawanan. Karena itu, manakala ada tokoh seperti Rachmat Hidayat yang memberi dedikasi dengan tiada henti membantu mereka yang tidak berkecukupan, itu adalah wujud nyata dari konsep keberagaman yang sesungguhnya, di mana di dalamnya ada aspek gotong royong dan membantu sesama.

Oleh karenanya, Doktor Ilmu Komunikasi alumni Universitas Sahid Jakarta ini berharap agar kebhinekaan sebagai suatu gagasan yang melahirkan solidaritas dan kesetiakawanan, terus digelorakan.

Marhaenisme PDI Perjuangan

Berbicara bagaimana konsep keberagaman ditanamkan pada masyarakat yang kurang mampu, tokoh asal Malang, Jawa Timur ini menegaskan, aspek gotong royong di tengah masyarakat harus terus konsisten dilaksanakan. Pada saat yang sama, berbagai program pengentasan kemiskinan yang disiapkan pemerintah juga akan terus berjalan.

Romo Benny mencontohkan bagaimana program Dana Desa yang disiapkan Presiden Joko Widodo. Setiap desa mendapat anggaran Rp 2 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut kemudian menjadi faktor yang turut memperkuat ekonomi masyarakat kecil. Sehingga Dana Desa tersebut bisa dipergunakan untuk pengembangan wirausaha bagi masyarakat di desa yang pada akhirnya memberi andil besar dalam pengentasan kemiskinan.

“Jadi, program Presiden Jokowi ini adalah amanat dari Presiden Soekarno mengenai Marhaenisme itu,” ucap Romo Benny.

Dia menjelaskan, Marheinisme itu adalah hadirnya negara terhadap masyarakat kecil, yakni petani, nelayan, dan kaum buruh. Itu sebabnya, titik tolak kebijakan Presiden Jokowi, adalah memberi perhatian pada masyarakat kecil tersebut.

“Marhaenisme ini bagaimana ideologi yang dibangun Soekarno yang bertitik tolak pada petani kecil dan buruh. Marhaen itu petani kecil yang tidak punya tanah. Dia petani penggarap. Bung Karno menemukan Marhaenisme di situ. Tentang keadilan sosial,” katanya.

Berangkat dari hal tersebut, Pakar Komunikasi Politik ini pun tak heran, jika berbicara keberagaman, kebhinekaan, dan multikulturalisme, maka hal tersebut sangat identik dengan PDI Perjuangan. Sebab, ideologi PDIP adalah ideologi Soekarno. Founding Father Indonesia yang menggali Pancasila.

“Maka PDIP itu nggak bisa hidup tanpa rohnya Soekarno. Jadi memang PDIP harus  mengawal Pancasila dan menjaga keragaman dan kemajemukan itu. Dan sekarang pemilih kan sudah cerdas. Mengetahui, mana partai yang memperjuangkan Pancasila dan mana yang tidak,” tandasnya.

Terkait bagaimana menjaga keberagaman di tengah gempuran ideologi-ideologi asing di era keterbukaan informasi seperti saat ini, Romo Benny mendorong agar perlunya ada counter secara masif terhadap nilai-nilai yang selalu bertentangan dengan Pancasila. Selain itu, ke depan, nilai-nilai Pancasila itu juga harus dibuat kekinian. Misalnya dengan memanfaatkan platform media sosial seperti dengan melibatkan selebgram. Anak-anak muda juga mesti didorong dan dilibatkan untuk membuat dan melahirkan konten-konten yang kental dengan nilai-nilai Pancasila.

“Dengan cara ini, Pancasila mampu mengatasi gempuran ideologi dari luar itu. Di sinilah kemampuan kita membagun yang disebut kesadaran untuk kritis terhadap media yang menyebarluaskan nilai ideologi yang bertentangan dengan Pancasila,” katanya.

Karena itu, menjadi sangat penting konsep kekinian sembari juga mengangkat budaya lokal. Sehingga dalam kesempatan yang sama, budaya daerah ditampilkan dan menjadi kekuatan untuk mengatasi gempuran ideologi-ideologi dari luar.

Taman Sari Keberagaman

Sementara itu, Rachmat Hidayat mengemukakan, dengan beragamnya suku, agama, budaya, adat istiadat masyarakat yang mendiami Pulau Lombok dan Sumbawa, maka boleh dibilang, Bumi Gora adalah miniatur Indonesia. Keberagaman itu disebut Anggota Komisi VIII DPR RI ini sebagai berkah bagi NTB.

“Selalu di dalam setiap keberagaman akan ada keindahan dan kekuatan,” ucap tokoh kharismatik yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini.

Karena keberagaman itu pula, Rachmat acap menyebut NTB tak ubahnya taman sari keberagaman umat beragama. Di mana aktivitas masyarakatnya bisa menjadi teladan dalam toleransi, sehingga menjadi contoh toleransi yang baik antar umat beragama daerah-daerah lain di Nusantara.

“Toleransi di NTB tak boleh terkoyak. Karena itu, semua kita di NTB harus memiliki komitmen yang sama kuatnya untuk terus menjaga dan merawat keberagaman Bumi Gora,” imbuh Rachmat.

Ditegaskannya, keberagaman itulah yang akan modal besar bagi NTB dalam menggerakkan pembangunan daerah. Syaratnya, harus mampu dirangkai dalam untaian kebangsaan. Karena itu, politisi Senayan tiga periode ini berharap, masyarakat NTB akan terus menjadi masyarakat yang mengedepankan toleransi, menghargai perbedaan, welas asih, gotong royong, dan patuh pada hukum. (*)

Tags: BumigoraKebhinekaanPdipRachmad Hidayat
Previous Post

Sambut Natal, Aruna Senggigi Berikan Donasi ke Panti Asuhan 

Next Post

Dilantik, Pengurus Baru Basket NTB Diminta Tetap Kompak

Next Post
Dilantik, Pengurus Baru Basket NTB Diminta Tetap Kompak

Dilantik, Pengurus Baru Basket NTB Diminta Tetap Kompak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Oplus_16908288

BERITA LAINNYA

Pasca IMS Jadi Tersangka Dugaan Kasus ITE, PHDI NTB Bantah Ada Keretakan di Tubuh Pengurusnya

Pasca IMS Jadi Tersangka Dugaan Kasus ITE, PHDI NTB Bantah Ada Keretakan di Tubuh Pengurusnya

4 tahun ago
Kepala Pejabat Pendidikan Daerah Kuala Muda Yan Kedah Meninjau Hdroponik MAN Lobar

Kepala Pejabat Pendidikan Daerah Kuala Muda Yan Kedah Meninjau Hdroponik MAN Lobar

2 tahun ago
Polda NTB dan Polres Jajaran Raih Penghargaan Kanwil DJPB NTB

Polda NTB dan Polres Jajaran Raih Penghargaan Kanwil DJPB NTB

3 tahun ago
Indra Jaya Usman, Memperluas Ladang Pengabdian

Indra Jaya Usman, Memperluas Ladang Pengabdian

3 tahun ago

BROWSE BY CATEGORIES

  • Ekbis
  • Ekobis
  • Headline
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI-Polri

FOLLOW US

  • 87.1k Followers

BROWSE BY TOPICS

2018 League Bali United Bank NTB syariah BBPOM Bima BPOM Budget Travel Chopper Bike DPRRI Gerindra Gubernur NTB Hbk Headline Istana Negara Kapolda NTB Kursi roda Lombok Lombok barat Lombok tengah LOMBOK TIMUR M16 Mandalika Market Stories Mataram Motogp MXGP Ntb Pasokan listrik Pdip Pelantikan Pemprov ntb Pilkada NTB PJ gubernur ntb PLN PLN UIW Polda NTB Polres lotara Polresta Mataram Ramadhan Rohmi firin Sirkuit mandalika Sumbawa UMKM UU ITE WSBK

POPULAR NEWS

  • Marc Marquez Terpelanting Ke Empat Kalinya di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika

    Marc Marquez Terpelanting Ke Empat Kalinya di Tikungan 7 Sirkuit Mandalika

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Istri Dituntut 1 Tahun Bui karena Memarahi Suami Mabuk, Kejagung Periksa Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sirkuit Mandalika Tuan Rumah MotoGP seri Kedua, Netizen Malaysia Meringis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KTM Berjaya, Miquel Oliveira Merajai di MotoGP Mandalika!! 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pembangunan Jalan Lapen Perumahan Elite Kota Mataram Asri Diduga Sarat Masalah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Follow us on social media:

Recent News

  • Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6
  • BBPOM Mataram Kenalkan SAKA POM dan Edukasi Obat dan Makanan Aman kepada Pramuka Ponpes Darul Iman Bentek
  • Lansia NTB: Bukan Beban, Melainkan Aset Sosial dan Kompas Moral Generasi Muda

Category

  • Ekbis
  • Ekobis
  • Headline
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Opini
  • Pariwisata
  • Pendidikan
  • Politik
  • TNI-Polri

Recent News

Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6

Ambang Batas Dibahas, Pendidikan Politik Terlupakan? Ini Peringatan Direktur Mi6

Minggu, 26 April 2026
BBPOM Mataram Kenalkan SAKA POM dan Edukasi Obat dan Makanan Aman kepada Pramuka Ponpes Darul Iman Bentek

BBPOM Mataram Kenalkan SAKA POM dan Edukasi Obat dan Makanan Aman kepada Pramuka Ponpes Darul Iman Bentek

Jumat, 24 April 2026
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Cyber

© 2023 | Lombokfile.com | Hak cipta dilindungi Undang-undang

No Result
View All Result
  • Headline
  • Lifestyle
  • Hukrim
  • Ekobis
  • Ekbis
  • Pendidikan
  • TNI-Polri

© 2023 | Lombokfile.com | Hak cipta dilindungi Undang-undang

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In