Disebutnya momentum kegiatan itu berujung kepada integrasi yang tak lain sebagaimana harapan Panglima TNI Muhammad Andika Perkasa sewaktu membuka kegiatan tersebut beberapa waktu yang lalu, yaitu: memanfaatkan momentum pelatihan itu sebagai ajang saling menjaga kebersamaan dan menjalin hubungan yang baik satu sama lain.

Ia juga mengaku bangga berada di antara para calon pemimpin masa depan. Ia berharap kegiatan yang sudah dilaksanakan di daerah ini dapat memupuk kebersamaan, solidaritas, serta melatih jiwa kepemimpinan para peserta yang merupakan generasi penerus dan calon-calon pemimpin bangsa.

“Pesan saya supaya para peserta selalu mengingat masyarakat Lombok Timur yang sudah menjadi tempat terselenggaranya kegiatan tersebut. Saya yakin pelaksanaan Latsitardanus ke-42 itu membawa hal positif, baik bagi masyarakat maupun para peserta, ” ujarnya.