“Dengan pencampuran Faba ini, maka biaya produksi akan menjadi lebih murah karena tidak memerlukan banyak campuran pasir dan semen,” kata Dessy.

Dessy berharap dengan semakin banyak masyarakat yang mengetahui pemanfaatan Faba, maka akan semakin banyak pula masyarakat yang dapat menggunakan Faba ini untuk pembangunan fasilitas umum seperti masjid, pondok pesantren, dan lainnya.

Pihaknya juga mendorong keterlibatan dan peran aktif UMKM dalam mengoptimalkan pemanfaatan Faba di daerah masing masing. Dessy juga tidak menutup kemungkinan untuk membuat MoU dengan PLN NTB untuk memudahkan proses pendistribusian Faba.