Lombokfile.com -Komitmen mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan Bank NTB Syariah melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, Bank NTB Syariah meresmikan Program Akselerasi UMKM dan Bak Sampah Membawa Berkah di Balai RW 02, Kelurahan Kertajaya, Kecamatan Gubeng, Surabaya, Senin (30/12/2025).

Program tersebut menyasar sekitar 80 pelaku UMKM di wilayah Surabaya. Bentuk dukungan yang diberikan meliputi permodalan usaha, pendampingan sertifikasi halal dan PIRT, rebranding produk, hingga penerapan sistem pembayaran digital melalui QRIS.

Selain penguatan sektor usaha, program ini juga menaruh perhatian pada isu lingkungan. Sebanyak 25 unit bak sampah disalurkan kepada masyarakat sebagai upaya mendorong pengelolaan sampah bernilai ekonomi yang ramah lingkungan.

Peresmian program dihadiri para pelaku UMKM, tokoh masyarakat setempat, perwakilan CSR Bank NTB Syariah, serta Kepala Kantor IZI Jawa Timur. Branch Manager Bank NTB Syariah KC Surabaya, Lalu Andri Rivaldi, menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai langkah konkret mendukung ekonomi lokal yang berkelanjutan.

“Program Akselerasi UMKM dan Bak Sampah Membawa Berkah ini kami siapkan untuk membantu pelaku usaha, mulai dari pengadaan alat usaha, fasilitasi sertifikasi halal dan PIRT, hingga pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS,” ucapnya.

“Di saat yang sama, kami ingin menumbuhkan kesadaran lingkungan sebagai tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan alam,” sambung Lalu Andri Rivaldi.

Ketua RW 02 Kelurahan Kertajaya, Suparmi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kehadiran Bank NTB Syariah dan IZI Jawa Timur memberikan manfaat langsung bagi warganya, khususnya pelaku UMKM.

“Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain membantu peningkatan pendapatan UMKM, kegiatan ini juga mendorong kepedulian warga terhadap kebersihan dan pengelolaan lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor IZI Jawa Timur, Helmy Bachtiar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas lembaga agar program pemberdayaan memberikan dampak jangka panjang. Ia memastikan pendampingan UMKM akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

“Pendampingan pelaku UMKM akan kami lakukan secara rutin dan dipantau melalui wadah grup sebagai sarana saling mendukung. Sementara keberadaan bak sampah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa sampah, khususnya botol plastik, memiliki nilai ekonomi yang bisa menambah pemasukan keluarga,” jelas Helmy.

Melalui program ini, Bank NTB Syariah dan IZI Jawa Timur berharap mampu memperkuat ekosistem UMKM yang berdaya saing, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menumbuhkan budaya peduli lingkungan di Surabaya dan wilayah Jawa Timur secara berkelanjutan. (*)