Lombokfile.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) resmi menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru Bank NTB Syariah melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) 2025 yang digelar pada Kamis (4/12/2025) di Auditorium Raudhah, Lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa jajaran direksi yang baru telah mulai bekerja dan mematangkan rencana bisnis bank.
Ia menekankan bahwa Bank NTB Syariah akan mengubah fokus portofolio pembiayaan.
“Sektor ritel dan sektor produktif, terutama UMKM, akan menjadi prioritas. Selama ini portofolio pembiayaan Bank NTB Syariah masih didominasi sektor konsumtif hingga 90 persen, sedangkan sektor produktif baru 10 persen,” ujar Iqbal.
Dari porsi produktif tersebut, lanjutnya, 80 persen masih terkonsentrasi pada 25 perusahaan, sementara hanya 20 persen yang benar-benar mengalir ke sektor riil. Kondisi itu dinilai tidak ideal dan harus segera diperbaiki.
“Ke depan kita berharap Bank NTB dapat menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat,” tutur Iqbal.
Iqbal menyebutkan sejumlah langkah pembenahan telah disiapkan. Selain perubahan orientasi bisnis, Bank NTB Syariah juga diharapkan mendukung program prioritas pemerintah pusat seperti Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Merah Putih, dan Makan Bergizi Gratis.
Di sisi lain, penguatan kualitas SDM menjadi agenda penting. Iqbal menegaskan bahwa masa jabatan direksi yang baru hanya empat tahun, dan dalam periode itu Bank NTB Syariah harus mempersiapkan talenta lokal untuk mampu menduduki posisi puncak.
“Dalam empat tahun ke depan, saya ingin melihat putra-putri NTB yang siap memimpin Bank NTB. Karena itu pengembangan SDM wajib menjadi perhatian serius,” ungkapnya. (*)















































