Lombokfile.com – Sebanyak 368 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Selong Lombok Timur mulai menjalani Uji Kompetensi Keahlian (UKK), 10 hingga 17 April 2025.
UKK ini sebagai tahapan akhir dalam menguji keterampilan mereka sebelum terjun ke dunia kerja. Pelaksanaan UKK menerapkan standar ketat dengan menggandeng pihak industri untuk memastikan lulusan siap bersaing.
Kepala SMKN 1 Selong Abdul Wahid menyampaikan bahwa sebanyak 368 siswa kelas XII dari berbagai jurusan mengikuti UKK yang dilaksanakan dengan beberapa skema.
“Ada dua skema yang digunakan antara lain skema Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan Mandiri, dengan rincian total siswa sebanyak 368 siswa yaitu 180 siswa Jurusan Otomotif, 88 siswa jurusan permesinan dan pengelasan berbasis LSP-P1, sementara berbasis mandiri sebanyak 120 siswa,”ujarnya. (Sabtu, 12/4).
UKK ini bertujuan untuk mengukur dan mengakui kompetensi siswa sesuai dengan standar industri nasional, serta mempersiapkan mereka memasuki dunia kerja dengan bekal sertifikasi resmi.
Program Keahlian yang Terlibat:
Beberapa program keahlian yang mengikuti UKK LSP-P1 di SMKN 1 Selong antara lain:
– Teknik Pengelasan: Siswa menunjukkan kemampuan pengelasan sesuai standar industri.
– Teknik Kendaraan Ringan: Siswa melakukan perawatan dan perbaikan kendaraan ringan sebagai bagian dari uji kompetensi.
– Teknik Bisnis Sepeda Motor: Peserta menunjukkan keterampilan dalam perawatan dan perbaikan sepeda motor.
– Teknik Perawatan Gedung: Siswa menunjukkan keterampilan dalam merawat dan memperbaiki bangunan sekolah.
– Desain Interior dan Teknik Furnitur: Siswa menampilkan kemampuan dalam mendesain dan membuat furniture.
Abdul Wahid berharap akan bisa melihat atau memetakan kompetensi yang telah dimiliki oleh siswa.
“Setelah siswa lulus, selanjutnya mendapatkan sertifikat. Di mana sertifikat tersebut bisa digunakan sebagai dokumen ataupun untuk digunakan sebagai bukti bahwa siswa memiliki kemampuan sesuai jurusan masing-masing,” tutupnya.
SMKN 1 Selong terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui pelaksanaan UKK berbasis LSP-P1, guna mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja. (*)












































