Lombokfile.com – Kejuaraan Gala Bola Kelurahan Harum Cup II 2023 telah sampai babak Grand Final. Di mana pada babak klimaks tersebut, ada Pagutan vs Gomong yang melangsungkan laganya di Lapangan Legenda Malomba, Ampenan, Minggu (6/8).
Laga Partai Final Harum Cup tersebut menyajikan laga yang sangat mendebarkan. Itu terlihat dari persaingan dan gempuran kedua tim sejak babak dimulai. Hingga Kelurahan Pagutan sukses keluar sebagai Champions dengan skor telak 2-0.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengapresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Kejuaraan Sepakbola tahunan di Kota Mataram tersebut. Mohan juga memberikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang terkait, termasuk seluruh perangkat pertandingan.
“Kejuaraan sepak bola tahunan kita akhirnya sukses dan semakin baik. Kejuaraan ini akan kita selenggarakan setiap tahun,” katanya.
Hadir juga Kepala Dispora Mataram H Toemiran Suhartono, Beliau mengaku sangat puas dengan penyelenggaraan event Sepakbola Harum Cup II tahun ini. Pasalnya proses penyelenggaraannya tidak ada hambatan apapun. Perjalanannya selama laga berlangsung nyaris sempurna. Karena seluruh tim, penonton dan suporter menjunjung tinggi sportifitas.
“Alhamdulillah, Harum Cup tahun ini makin baik. Terimakasih untuk semua pihak yang turut mensukseskan Kejuaraan tahunan kita di Mataram,” ucapnya.
Semoga Event Harum Cup di tahun mendatang bisa lebih menghasilkan bibit-bibit pesepak bola yang potensial.
Pada laga final yang mempertemukan antara Pagutan kontra Gomong berlangsung agresif. Kedua tim nampak berambisi merebut gelar juara piala bergilir Harum Cup. Sejak peluit babak pertama ditiup wasit, keduanya membangun serangan yang atraktif.
Namun dalam skema permainan, tampak tim Pagutan lebih dominan. Benar saja, memasuki menit ke 19 babak pertama, Pagutan sukses menjebol gawang Gomong. Hingga babak pertama usai, tidak ada balasan dari tim Gomong. Akibatnya laga masih dipimpin Pagutan.
Memasuki babak kedua, serangan yang dibangun tim Gomong mulai cukup mematikan. Hingga kerap membuat pemain Pagutan kewalahan, sayangnya tidak kunjung berbuah gol. Kendati demikian, tim Pagutan tidak bergeming, yang ada serangan dari Pagutan mulai menggila.
Tim Pagutan yang merupakan asuhan Coach Fauzi ini tetap bermain kompak dan rapi. Sementara Gomong nampak kehabisan cara untuk menggempur pertahanan Pagutan. Hingga menjelang menit injury time, Gomong belum kunjung menyamakan kedudukan.
Justru tim Pagutan makin mempertebal kedudukan setelah kembali menjebol gawang gomong di menit terakhir. Akibatnya skor bertambah menjadi 2-0 hingga peluit panjang ditiup wasit.
Sesuai kemenangan tim Pagutan, coach tim Pagutan Fauzi memberikan statement, Kita ingin membuktikan Bahwa Kelurahan Pagutan, bener berkelas mainya dan bisa bersaing dengan tim-tim besar lainya hingga tampil menjadi juara, dan suporter Pagutan itu aman Damai .
Kita semua sangat berterima kasih kepada suporter pagutan yang telah mensupport kami.
Terima kasih untuk semua Pemain dan Official, ini Kemenangan kita bersama, Kemenangan ini juga tak lupa kami Persembahkan untuk almarhum H. Wahyunadi yang gigih membina SSB pakargent & pagutan ini memang mimpi Beliau.
Adapun peraih juara kedua berhasil direbut Gomong. Kemudian juara tiga bersama diraih Selagalas dan Dasan Agung. Pemain terbaik diraih pemain Tim Pagutan, Top Scorer diraih pemain Ampenan Tengah, kemudian Suporter terbaik diraih Suporter Dasan Agung. (*)














































