Lombokfile.com – Pelebaran jalan depan Sirkuit Mandalika atau ruas jalan Kuta – Keruak sepanjang 5,6 km dan penataan jalan bypass BIL – Mandalika sepanjang 17,3 km mendapatkan kepastian tambahan dana APBN sebesar Rp300 miliar. Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meminta tender atau lelang proyek tersebut dimulai pekan ini. Sehingga pada pertengahan Januari 2022, konstruksi sudah mulai dilaksanakan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas PUPR NTB, Ir. H. Ridwan Syah, M.M., M.Sc., M.T.P., di Mataram, Rabu, 22 Desember 2021. Ridwan mengatakan pada Rabu, 22 Desember 2021, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono melakukan kunjungan lapangan sebagai tindak lanjut direktif Presiden pada rapat terbatas, 26 November 2021 di Istana Bogor. Dimana pada waktu itu juga dihadiri Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., dan sejumlah menteri.
‘’Beliau (Menteri PUPR) hadir ingin memastikan kesiapan infrastruktur menyongsong event MotoGP Maret 2022 yang akan datang,’’ kata Ridwan Syah.
Ridwan Syah menyebutkan, ada dua hal yang menjadi atensi Menteri PUPR. Pertama, pelebaran jalan depan Sirkuit Mandalika atau jalan provinsi ruas Kuta – Keruak sepanjang 5,6 km dan sekaligus penataan landscape nya. Dan kedua, penghijauan atau penataan tanaman sepanjang jalan bypass BIL – Mandalika sepanjang 17,3 km.
‘’Kedua pekerjaan utama itu sangat urgen mendukung perhelatan MotoGP Maret 2022. Biayanya, alhamdulilah Pemerintah Pusat setuju dengan usulan Bapak Gubernur untuk penanganan pekerjaan tersebut melalui penambahan DIPA APBN 2022 antara lain di Kementerian PUPR sekitar Rp 300 miliar,’’ sebut Ridwan Syah.
Mantan Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB ini mengatakan tantangannya tidak ringan dan harus kerja keras karena waktunya mepet. Menteri PUPR meminta dengan tegas agar pengadaan/lelang dini akan dilakukan mulai minggu ini. Sehingga paling lambat pertengahan Januari 2022 pekerjaan konstruksi bisa dilaksanakan.
Usai kunjungan Menteri PUPR, kata Ridwan Syah, langsung dilaksanakan rapat teknis di kantor ITDC. “Minimal kita fokus pada segmen jalan depan sirkuit sepanjang 1,2 km yang akan kita lebarkan jalannya dari 6 meter menjadi jalan 2 jalur 4 lajur seperti bypass sekarang,” katanya.
Selain jalan lebar, juga akan dihadirkan lansekap dengan pepohonan yang rindang dan bunga-bunga yang indah di koridor tersebut. Di koridor ini akan direhab sekitar 198 bangunan rumah dan tempat usaha masyarakat yang kumuh dengan arsitektur lokal.
“Ada juga dukungan dari Kementerian Perhubungan yang akan menghadirkan fasilitas keselamatan jalan berupa lampu jalan, rambu-rambu,RPPJ, marka dan guard rail,” ungkapnya. (L.Cahyadi)














































