Lombokfile.com – Bertempat di Aula Segera Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Lombok Utara (RSUD KLU), Bupati H. Djohan Sjamsu, SH membuka acara Gathering dan Literasi Keuangan Syariah Bank NTB Syariah Cabang Tanjung , Kamis (24/3/22). Tampak hadir Wakil Bupati Danny Karter Febrianto R, ST, M.Eng, Pj. Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi SSTP MM, General Manager Divisi KSM Bank NTB Hj. Sry Wahyuni, Kadis PMPTSP Naker Denda Dewi Trisna Budi Astuti, SE, MM, Kadis Kesehatan dr. H Abdul Kadir, Ketua FKUB KLU Dr. TGH Muksin Muktar Efendi, M.A dan para undangan lainnya.
Kegiatan gathering dan literasi keuangan syariah tersebut ditujukan kepada para Bendahara Perangkat Daerah serta instansi di selingkungan antero KLU.
Dalam kegiatan itu, Bupati Djohan menyampaikan, bahwa Bank NTB Syariah sebagai bank milik pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah Kabupaten Lombok Utara, sehingga Pemda menjadi salah satu pemegang saham Bank NTB Syariah tersebut.
“Kegiatan ini sebagai sarana kita meningkatkan silaturahmi antara pihak Bank NTB Syariah khususnya Kantor Cabang Tanjung dengan bendahara gaji mitra Bank NTB di KLU,” kata bupati dua periode ini.
Menurut Djohan, tujuan digelarnya gathering dan literasi keuangan syari’ah itu agar bendahara dan masyarakat bisa memahami secara utuh dan lebih familiar dengan konsep keuangan syari’ah. Selain itu, para bendahara dan seluruh ASN dapat memanfaatkan berbagai produk perbankan tawaran PT. Bank NTB Syariah.
“Harapan dari kagiatan ini dapat memperluas pengetahuan dan pemahaman kita terkait keuangan syari’ah dan produk Bank NTB Syari’ah,” harapnya.
Dikatakannya, pencapaian dari tahun ke tahun sebagai wujud dedikasi seluruh pihak yang terkait. Semangat, pengabdian, dan kebulatan visi yang telah dituangkan dalam pencapaian kinerja merupakan cermin tekad Bank NTB Syari’ah dalam membangun kemapanan ekonomi masyarakat di KLU.
Pemda KLU, tutur Djohan, mengapresiasi multipihak atas kegiatan gathering dan literasi keuangan syari’ah yang digelar Bank NTB Syariah. Dirinya mempercayai adanya komitmen seluruh stakeholder akan menghasilkan output terbaik pada masa mendatang.
Saya berpesan para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar daerah kita punya sumber daya yang memadai dan berkualitas guja terwujud sistem pengelolaan keuangan yang unggul dan profesional,” pungkas Djohan.
Senada dengan bupati, GM Divisi KSM Bank NTB Syariah Sri Wahyuni mengungkapkan, bank NTB Syariah sebagai bank yang kepemilikan ada di tangan pemerintah Provinsi NTB dan pemerintah kabupaten/kota termasuk di dalamnya Pemkab Lombok Utara sembari menegaskan saham-saham yang dititipkan di Bank NTB insyaallah amanah.
“Pengelolaannya akan berdampak dan memberi kontribusi terhadap pembangunan daerah di KLU,” terangnya.
Disampaikan pula oleh Wahyuni, potensi pembiayaan di bank syariah sebesar 90 persen bersumber dari konsumen, termasuk dukungan dari para pegawai dan para profesional yang ada di NTB. Mendukung pembiayaan para konsumen, Bank NTB Syariah mengeluarkan produk itu untuk kebutuhan ASN, sekolah, perumahan bersubsidi, ekspor dan lainnya.
“Kami mohon dukungan terus menerus demi kemajuan bank NTB Syariah dan selalu amanah,” harapnya.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan MoU kemitraan kerjasama strategis dengan Dinas PMPTSP Naker dan Dinas Kesehatan KLU. (Asita)













































