Lombokfile.com – Bank NTB Syariah kini punya kantor baru di Kelurahan Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur.
Pembangunan kantor tersebut sebagai upaya pengoptimalan pelayanan Bank NTB Syariah kepada masyarakat.
“Ini adalah salah satu ikhtiar dari Bank NTB Syariah, kami ingin merubah persepsi masyarakat, bahwa kami adalah menjadi milik masyarakat NTB,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo, Selasa (24/1/2023).
Dikatakan Kukuh Rahardjo, renovasi kantor cabang Selong yang mulanya berada di gedung juang Lombok Timur sekarang telah memiliki kantor sendiri.
Kantor tersebut merupakan salah satu dari 23 kantor cabang yang ada di NTB.
Dengan begitu, pelayanan yang nantinya akan diberikan Bank NTB Syariah bukan hanya kepada masyarakat, namun juga bagi Pemerintah Daerah selaku pemilik saham bisa optimal.
“Kita harapkan keberadaan bank NTB Syariah semakin tinggi dengan didukung oleh semua pihak,” tuturnya.
Dengan adanya kantor cabang, diharapkan akan menjadi langkah untuk membuka kantor cabang yang lain di Lombok Timur.
“Semisal di Kecamatan Masbagik dan Aikmel yang sedang di bangun tahun 2023, dan kita harapkan selesai juga di tahun ini,” ungkapnya.
Pembangunan ini juga merupakan salah satu dari empat pilar pembangunan yang dilakukan untuk perbaikan kualitas pelayanan.
Kantor cabang ini merupakan salah satu dari 23 kantor yang dilakukan rehabilitasi, renovasi, dan juga pembangunan yang memang ini merupakan salah satu ikhtiar kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Kedepan kami berharap dengan selesainya kantor cabang ini dibangun, paling tidak masyarakat bisa mendapatkan layanan yang jauh lebih bagus, kemudian juga kemaslahatannya mudah-mudahan bisa lebih banyak khususnya bagi masyarakat di Lombok Timur,” katanya.
Pembangunan kantor baru tersebut diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 6 miliar.
Suksesnya pembangunan sendiri dikatakan Kukuh tak lepas dari peran serta support yang terus diberikan Pemda Lombok Timur.
“Lombok Timur merupakan salah satu pemegang saham yang memang sangat proaktif dalam mendorong Bank NTB Syariah untuk tumbuh,” imbuhnya.
Salah satunya adalah dengan penyertaan modal, kontribusi yang diberikan Pemda disebutkannya telah mendorong pihaknya untuk lebih proaktif lagi.
Terlebih lagi Pemda sendiri telah mendorong masyarakat Lombok Timur untuk ber-Bank di Bank NTB Syariah sebagai Bank daerah.
“Ini merupakan salah satu yang kami perlukan, pertama sebelumnya kan persepsi masyarakat itu hanya menilai Bank daerah hanya melayani untuk ASN dan Pemda, tapi sekarang kami ubah mindset itu, Bank NTB Syariah adalah milik semua masyarakat NTB,” tutupnya. (*)















































