Lombokfile.com -Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya pengendalian inflasi sekaligus memastikan masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, mengatakan GPM yang digelar di halaman LPP TVRI NTB, Mataram, Rabu (2/9/2026), merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan pangan kepada masyarakat.
“Kerja sama dalam rangka HUT TVRI ini, kami hadir di sini dalam rangka memberikan layanan kepada masyarakat agar harga terjangkau, sekaligus dalam rangka pengendalian inflasi,” ujar Lalu Mirza.
Menurutnya, masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga pangan. Karena itu, ia mengimbau warga agar berbelanja secara bijak dan tidak membeli komoditas secara berlebihan, khususnya bahan pangan yang menjadi komoditas penyumbang inflasi.
“Jangan menggebu-gebu membeli semua komoditas yang menjadi komoditas inflasi. Itu menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Lalu Mirza juga mengajak masyarakat untuk menyesuaikan konsumsi dengan kebutuhan dan porsi masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan pasokan sekaligus mempertahankan posisi NTB sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional.
“Berbelanja dan mengonsumsi juga sesuai dengan takaran dan porsi, untuk kita selalu menjaga NTB sebagai daerah swasembada pangan di nasional,” ujarnya.
GPM tersebut diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB. Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari Perum Bulog, ID FOOD, Pelaku Usaha Pangan Masyarakat (PUPM), pelaku usaha pertanian, distributor grosir di Kota Mataram, hingga mitra UMKM lainnya.
Lalu Mirza mengatakan Kota Mataram menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pelaksanaan GPM karena merupakan pusat jasa dan aktivitas perekonomian di NTB.
“Memang Kota Mataram, karena salah satu pusat jasa kemudian perekonomian yang tinggi, kami juga memberikan perhatian lebih,” katanya.
Ia menambahkan, berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), perkembangan inflasi di NTB masih menjadi perhatian pemerintah. Karena itu, intervensi melalui GPM diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.
Dalam kesempatan tersebut, Lalu Mirza juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada TVRI yang ke-64 serta Hari Ulang Tahun ke-33 Kota Mataram yang langsung dihadiri Walikota Mataram.
Sementara itu, Kepala LPP TVRI Stasiun NTB, Ina Djara, mengatakan pelaksanaan GPM tidak hanya menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan, tetapi juga menjadi wujud syukur dalam rangka memperingati HUT TVRI.
Ia menyebut TVRI pada 24 Agustus lalu memperingati hari ulang tahun ke-64, sementara TVRI NTB pada 29 Agustus memperingati ulang tahun ke-19. Momentum tersebut kemudian dirangkai bersama dengan peringatan HUT ke-33 Kota Mataram melalui kegiatan GPM.
“Jadi, tiga rangkaian syukuran ulang tahun ini kita rayakan bersama dalam Gerakan Pangan Murah hari ini, wujud syukur kita bersama,” ujar Ina.
Ia menegaskan, TVRI NTB akan terus mengambil peran dalam menyampaikan berbagai cerita mengenai kehidupan masyarakat dan pembangunan daerah melalui slogan TVRI, Satu Layar Sejuta Cerita.
Dalam pelaksanaan GPM kali ini, masyarakat tidak hanya mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau. TVRI NTB juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan mata secara gratis bagi warga yang datang berbelanja serta pemberian bantuan sosial secara simbolis bagi masyarakat.(*)


















Tinggalkan Balasan