Lombokfile.com -PT Bank NTB Syariah mencatatkan penyaluran dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar 0,19 persen dari realisasi Rp9,22 triliun sampai dengan 17 Mei 2024.
Berdasarkan data di laman resmi Badan Pengelola Dana Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), total nominal tersebut direalisasikan kedalam bentuk rumah sebanyak 75.947 unit.
Adapun penyaluran pembiayaan Tapera Bank NTB Syariah bagi peserta, menawarkan skema pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Tapera Syariah, Kredit Bangun Rumah (KBR) Tapera Syariah, dan Kredit Renovasi Rumah (KRR) Tapera Syariah.
Fasilitas yang tersedia berupa uang muka bisa 0 persen, suku bunga mulai 5 persen tetap selama jangka waktu, KPR sudah termasuk premi asuransi jiwa, asuransi kebakaran dan asuransi kredit.
Mengacu pada APBN 2024, alokasi anggaran untuk program ini dipagu senilai Rp13,70 triliun, melibatkan 8.429 perumahan, 6.001 pengembang, 35 bank, 33 provinsi, dan 380 kabupaten/kota, sebagaimana yang tercantum dalam APBN 2024. (*)














































