Lombokfile.com – “Jadikan pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan di bidang keamanan pangan termasuk praktik magang di UMK Pangan Olahan agar kalian dapat menjadi pengusaha (entrepreneur) di bidang pangan” demikian disampaikan Ketua UP MBKM Universitas Mataram Prof Muhammad Ali dalam sambutannya membuka kegiatan koordinasi dan diskusi antara mentor dan mahasiswa program SAPA KAMPUS Batch 7 bertempat di Ruang Sidang Senat Rektorat Universitas Mataram (Unram) pada hari ini Selasa 22 April 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh Mentor (dari Unram dan BBPOM Mataram), Ketua Prodi Agribisnis Unram serta 19 orang mahasiswa. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran pelaksanaan magang di 19 UKM Pangan Olahan terpilih yang akan dilaksanakan pada bulan April 2025 hingga pertengahan bulan Juni 2025. Dalam kegiatan magang ini, para mahasiswa akan melakukan pendampingan terhadap UMK pangan olahan dalam memenuhi standar keamanan pangan sebagaimana materi yang telah diperoleh saat mengikuti Pelatihan Penyuluhan Keamanan Pangan.
“Sebagai salah satu pilar pengawasan, perguruan tinggi memiliki peran penting dan strategis, salah satunya pemberdayaan mahasiswa sebagai fasilitator / pendamping bagi UMKM” ungkap Kepala BBPOM di Mataram
“Sejatinya izin edar BPOM mudah dan cepat karena sudah berbasis online, namun karena UMKM kita masih terkendala dalam literasi digital, maka dukungan adek-adek mahasiswa diharapkan dapat mengatasi gap ini. Mahasiswa juga bisa mendapatkan manfaat nyata pendampingan ini untuk menumbuhkan jiwa enterprenuer mereka” lanjut Yosef
“Terima kasih kepada Universitas Negeri Mataram yang senantiasa bersinergi dengan BBPOM Mataram utamanya untuk mendukung Asta Cita ke 3 dan ke 5 Presiden dan Wakil Presiden, yaitu: mendorong kewirausahaan, pengembangan industri kreatif serta hilirisasi atau industrialisasi” pungkas Yosef
Dalam rangka mendukung BBPOM di Mataram meraih Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani dalam kegiatan ini juga dilakukan penandatanganan Pakta Integritas oleh peserta magang agar tugas yang diemban dapat dilaksanakan dengan berkualitas, efektif, dan akuntabel. (*)














































