Lombokfile.com – Kelompok perempuan pekerja wisata, terutama di sektor hiburan malam masih menanggung stigma buruk dari masyarakat.
Dari sisi sosial, kelompok ini bisa masuk dan terkategori sebagai kelompok rawan sosial dan ekonomi. Lingkungan kerja yang terstigma negatif, bisa kapan saja menyeret mereka ke hal negatif, penyalahgunaan narkoba atau pun prostitusi terselubung.
Padahal, kelompok yang bekerja di sub sektor pendukung Pariwisata secara umum, ini punya potensi besar dalam membantu upaya promosi destinasi wisata di daerah.
Hal tersebut menginisiasi Komunitas Demokrasi Kekinian (K-Dok) Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar kegiatan Literasi Keuangan dan Peningkatan Kapasitas bagi Kelompok Perempuan Pekerja Wisata, Jumat sore 29 Juli 2022, di Ballroom Dewi Uma, Hotel Bidari Mataram.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai titik awal mengubah stigma buruk tentang teman-teman perempuan pekerja wisata ini, sekaligus menggali potensi mereka yang sebenarnya bisa menjadi garda depan yang membantu promosi Pariwisata kita di daerah ini,” kata Ketua K-Dok NTB, Satria Zulfikar SH.














































